Terimakasih Untuk Tiga Tahunnya
Datang akan pergi. Lewat kan berlalu. Ada kan tiada. Bertemu akan berpisah.
Sepenggal lirik lagu Sampai Jumpa dari Endank Soekamti.
Bicara soal perpisahan. Jujur saya bosan dengan yang namanya perpisahan. Selalu dan selalu muncul momen perpisahan. Apalagi berpisah dengan orang-orang yang sudah saya anggap sebagai kakak.
Seminggu yang lalu. Tepatnya tanggal 9 November 2018 lalu, merupakan awal dari perpisahan. Dari kami berangkat bersama. Bercanda bersama di bus sambil menikmati hujan yang turun. Semuanya masih terasa biasa saja waktu itu. Walau ada satu momen sedih karena melihat video perpisahan untuk mereka.
Hari berganti hari, hingga fajar tergantikan oleh senja. Dan pergantian malam pun tiba. Di malam itu adalah momen yang paling klimaks menurut saya.
Air mata turun perlahan membasahi pipi. Mengenang kenangan yang pernah terlukis di memori. Foto-foto yang kita ambil bersama adalah tanda mata yang menghubungkan kita. Tawa dan juga pertengkaran yang telah lewat adalah tanda mata yang tak akan terlupakan. Semua kenangan itu muncul bersamaan dengan lagu Semua Tentang Kita yang telah diputar. Terimakasih untuk kakak-kakak yang berhasil membuat saya dan lainnya menangis. Kalian luar biasa.
Momen sedih pun berakhir. Dan malam berganti pagi. Itu berarti hari terakhir saya dan lainnya bersama kakak-kakak. Cepat sekali ya, batin saya. Seperti tidak ingin berakhir dengan cepat. Namun, waktu terus berputar dan tidak dapat dihentikan. Jika saya memiliki doraemon, mungkin saya akan memintanya untuk mengembalikan atau mengehentikan waktu sejenak. Sayangnya, saya tidak punya dan doraemon hanya tokoh di kartun saja.
Hampir tiga tahun bersama. Hmm.. tiga tahun ya? Tiga tahun bukanlah waktu yang sangat lama memang, namun entah mengapa begitu berat melepaskan kalian. Mungkin kami benar- benar belum siap menjalani 'ini' tanpa bantuan kakak-kakak. Namun ya... waktu terus berputar. And life must goes on. Mungkin ini waktunya, giliran kami untuk meneruskan perjuangan dan tanggungjawab dari kakak-kakak.
Terimakasih untuk kenangan indah yang pernah kalian lukis. Terimakasih untuk nasihat yang telah kalian berikan untuk kami. Terimakasih untuk tiga tahunnya. Dan terimakasih untuk tiga hari terakhirnya. Maaf jika selama ini, kami masih suka berbuat seenaknya.
Sampai jumpa. Semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan.

Komentar
Posting Komentar