Keegoisan ini milik siapa?
Lagi…
Dan lagi…
ditinggalkan
untuk kedua kalinya
Apakah akan ada ketiga kalinya?
Atau keempat kalinya?
Atau bahkan akan seperti ini seterusnya?
Apakah aku egois?
Membuatnya untuk bertahan?
Apakah aku egois?
Menahannya untuk tetap tinggal?
Lantas bagaimana dengan dia?
Yang ingin berhenti dan tak ingin bertahan?
Lantas bagaimana dengan dia?
Yang tetap ingin melepas?
Apa ini sudah takdir Tuhan?
Apakah Tuhan egois?
Tidak…
Tuhan pasti ada tujuan baiknya di balik ini semua
Lalu keegoisan ini milik siapa?
Aku? Atau Dia?


Komentar
Posting Komentar